JAKARTA - HUMAS, "Jangan dinilai angkanya yang 11,4 Milyar ya,
tapi dilihat peruntukkannya. Nominal sebesar itu digunakan untuk
pengembangan ruangan, relokasi ruangan karena seiring dengan penambahan
jumlah hakim agung, jumlah staf, dan jumlah berkas yang masuk. Tentunya
perlu ada pengembangan ruangan yang dalam hal ini yaitu penggantian
lemari, meja - meja, dan kursi. Hal ini sesuai kebutuhan, Kami tidak
bermewah - mewah! " ujar Sekretaris MA, Nurhadi dalam keterangan
pers-nya kepada wartawan di ruang kerjanya pada Rabu,18 Januari 2012,
menanggapi pertanyaan wartawan terkait pemberitaan di sejumlah media
tentang pengadaan mebel di MA yang menghabiskan dana 11,4 Milyar .
Lebih
lanjut beliau menjelaskan bahwa mebel di MA memang sudah harus diganti,
"Bayangkan saja, sebagian besar mebel di MA itu merupakan inventaris
lama, pengadaannya di bawah tahun 1990" sambungnya sambil menunjuk meja
yang bertuliskan daftar inventaris tahun 1988. Namun inilah faktanya,
barang - barang ini masih digunakan di MA, bahkan setelah kita mengganti
mebel ini dengan mebel pengadaan tahun 2011, barang - barang yang masih
layak pakai akan kami kirimkan ke pengadilan yang belum memiliki mebel
sambil menunggu pengadaan mebel di pengadilan negeri atau tinggi
dikabulkan negara. Bahkan, pengadilan Tata Usaha Negara Serang sudah
mulai beroperasi namun belum memiliki mebel. Nah, hal itu menjadi
prioritas kami. Jadi apa hal tersebut disebut bermewah - mewah?"
pungkasnya.
(humas/ats)
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
Visitors :7852 Org
Hits : 45594 hits
Month : 326 Users
