JAKARTA - HUMAS; Semangat pembaruan Mahkamah Agung yang tertuang dalam cetak biru 2010 - 2035 telah memasuki tahun pertama. Berbagai program jangka panjang yang telah dilaksanakan oleh MA perlu dievaluasi demi memperbaiki kualitas program ke depannya. Bertempat di Hotel Sahid, Jakarta, Ketua MA membuka rapat Sinkroniasi Renstra dan Cetak Biru Pembaruan Konsinyasi Program Prioritas Pembaruan Mahkamah Agung pada Selasa, 3 Mei 2011 pukul 15.00 WIB. Rapat yang dihadiri oleh Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Para Hakim Agung, dan para undangan lainnya.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua MA , DR.Harifin A Tumpa, SH., MH menyampaikan bahwa pembaruan di MA harus terus dilakukan. Pembaruan ini nantinya akan membawa MA menuju badan peradlan yang agung. Untuk itu fokus perubahan MA , meliputi :
- Sosialisasi Visi, misi dan nilai-nilai peradilan yang baru sebagaimana tercantum di dalam Cetak Biru Reformasi Peradilan 2010 - 2035
- Pelaksanaan Sistem Kamar
- Penguatan organisasi berupa restrukturisasi organisasi
- Penguatan SDM dan sistem pengelolaannya
- Anggaran, utamanya memastikan anggaran MA RI adalah anggaran yang mencermin kegiatan-kegiatan Cetak Biru, tidak business as usual.
- Pengembangan IT, utamanya adalah pengintegrasian sistem dan data
- Pelayanan publik, utamanya adalah standar dan maklumat pelayanan publik
- Manajemen perubahan
Sementara dalam paparannya mengenai Manajemen Perkara yang disampaikan oleh Ketua Kelompok Kerja, Ketua Miuda Perdata, Bapak Atja Sondjaja, SH menyatakan untuk tetap semangat dalam menjalankan reformasi birokrasi "Intinya tetap semangat Pak! Penumpukan perkara terjadi bukan karena system atau kurangnya tenaga. Namun yang perlu dijaga adalah semangat untuk mau melakukan! Kita harus semangat menuju reformasi peradilan! " yang disambut tepuk tangan para peserta rapat.
Sumber : http://www.mahkamahagung.go.id/
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
Visitors :10562 Org
Hits : 57818 hits
Month : 338 Users
